(123)456 7890 [email protected]

Perbedaan trading bitcoin dan forex

Aug 19,  · Crypto dan Forex. Persamaan antara trading Crypto, seperti halnya forex, keduanya melibatkan trading mata uang. Namun, market forex lebih besar dan mapan sementara market crypto relatif merupakan pemain baru di dunia. Perbedaan antara forex dan crypto, dalam trading forex selalu melibatkan perantara, broker dan berbagai institusi lain yang Author: Harry Prasetyo. May 15,  · Bitcoin Seperti halnya forex, Bitcoin pun bisa ditradingkan secara spot bagi para trader yang ingin menghasilkan keuntungan dari naik turun harga Bitcoin, lengkap dengan fasilitas leverage dan margin. Meski memiliki persamaan konsep, trading forex dan Bitcoin tentu saja mempunyai beberapa perbedaan. Selain instrumen trading yang jelas berbeda (forex berkaitan dengan valas dan Bitcoin . Apr 30,  · Pada beberapa tahun belakangan ini, Bitcoin telah dijadikan aset untuk melakukan banyak kegiatan trading dan juga investasi layaknya kepemilikan saham perusahaan. Jika dikerucutkan lebih lanjut, kedua transaksi ini telah menjadi bagian dari kegiatan trading, sehingga kamu perlu tahu, apa saja perbedaan mendasar dari trading forex maupun trading.

Perbedaan trading bitcoin dan forex

Sebelum Trading, Kenali Dulu Perbedaan Forex dengan Bitcoin

Tentunya, hal tersebut sangat berbeda dengan trading Forex pada pasangan mata uang pada umumnya. Hal ini berarti bahwa potensi keuntungan dalam trading Bitcoin jauh lebih besar jika dibandingkan dengan trading Forex.

Namun, Anda perlu memahami bahwa risiko dari trading Bitcoin juga jauh lebih besar daripada trading Forex. Dalam trading Forex, leverage yang sangat besar sudah biasa. Leverage dari trading Forex dimulai dari sekitar sampai dan bahkan lebih dari itu. Namun, hal ini berbeda dengan trading Bitcoin. Untuk trading Bitcoin, broker Forex hanya akan memberikan leverage dengan kisaran sampai dimana leverage -nya jauh lebih kecil dibandingkan dengan leverage trading Forex.

Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan risiko pada trading Bitcoin jauh lebih besar. Oleh karena itu, broker Forex atau pun regulator menghindari penggunaan leverage yang berlebihan karena dapat memperburuk situasi ketiga terjadi kerugian.

Perbedaan trading Bitcoin dan Forex kali ini adalah berkaitan dengan harga. Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa fluktuasi harga dari Bitcoin jauh lebih besar sedangkan leverage yang tersedia lebih kecil maka, kesimpulan yang dapat diambil adalah Anda membutuhkan modal yang lebih besar untuk trading Bitcoin dibandingkan dengan trading Forex.

Oleh karena itu, market Forex sering disebut sebagai pasar paling likuid di dunia. Sedangkan untuk pasar Bitcoin masih tergolong pasar yang kecil. Oleh karena itu, harga Bitcoin cenderung mudah berubah di mana harga Bitcoin kali lebih fluktuatif dibandingkan dengan Forex ketika suatu pihak membeli atau menjual Bitcoin dalam jumlah yang besar. Untuk lebih mengenal apa itu trading Forex, maka Finansialku akan membahas keuntungan dari trading Forex. Berikut keuntungan-keuntungan trading Forex.

Tingkat likuiditas dari pasar Forex memang sangat tinggi. Hal ini dikarenakan Forex sebagai market terbesar di dunia. Sehingga, ruang Forex memiliki kedalaman pasar yang cukup besar disertai dengan berbagai macam mata uang yang populer di dunia.

Forex memiliki pair mayor, minor, serta eksotis yang tersedia untuk perdagangan aktif. Nilai tukar mata uang asing relatif stabil. Fluktuasi besar jarang terjadi pada Forex dikarenakan jumlah volume yang diperdagangkan sangat besar. Di Forex, fluktuasi memang sangat luas. Sebagai informasi, angka yang dipatok sebagai limit suplai Bitcoin adalah 21 juta. Pembatasan jumlah uang yang beredar di sirkulasi bisa terlaksana karena Bitcoin itu sendiri adalah sistem terdesentralisasi, yang nilainya tidak bergantung pada stabilitas global maupun kondisi negara manapun.

Inflasi Karena alasan di atas, banyak pihak meyakini jika Bitcoin adalah suatu aset yang imun terhadap dampak inflasi. Faktanya, kita perlu melihat dulu jenis inflasi mana yang dibicarakan di sini. Jika yang dimaksud inflasi moneter, maka jawabannya ya, sedangkan apabila berkaitan dengan inflasi harga, berarti jawabannya tidak. Nilai Bitcoin bisa berfluktuasi karena banyak alasan, termasuk spekulasi yang biasanya timbul setelah rilis berita berdampak penting. Kondisi ini sudah pernah terbukti beberapa kali, di mana ketika pasar finansial global bergejolak akibat kecemasan geo-politik, nilai Bitcoin cenderung menguat tajam.

Sementara itu, trading forex yang berkaitan dengan mata uang asing tak terhindarkan dari semua tipe inflasi, baik itu inflasi moneter maupun harga. Kewenangan bank sentral untuk mencetak uang baru kapanpun mereka mau memberikan risiko inflasi moneter pada forex. Di samping itu, berbagai faktor fundamental seperti suku bunga, stabilitas politik, bahkan tingkat PDB, dapat berefek pada inflasi harga di pasar forex.

Demand Salah satu keuntungan menjadi mata uang yang tersentralisasi adalah jaminan demand. Karena dikontrol oleh pemerintah, aplikasi mata uang konvensional dalam sistem perekonomian tak perlu diragukan lagi. Sebagai contoh, Dolar AS adalah mata uang resmi yang berlaku di Amerika, karena diakui dan dikontrol oleh pemerintah negara tersebut.

Jika statusnya sudah seperti itu, permintaan terhadap Dolar AS jelas terjamin karena setidaknya pasti digunakan oleh semua warga negaranya untuk bertransaksi. Hal itu tak bisa terjadi pada Bitcoin, karena ia bukanlah mata uang yang diatur oleh otoritas negara tertentu.

Tak ada kewajiban menggunakan Bitcoin karena mata uang tersebut tidak beredar secara luas dan hanya berlaku di vendor-vendor yang menyediakannya. Itulah mengapa, tingkat permintaan Bitcoin sepenuhnya bergantung pada daya tariknya bagi pengguna user adoption , jumlah vendor yang menerimanya, dan kepercayaan publik terhadapnya. Berikut artikel ini akan coba menjabarkan perbedaan-perbedaan mendasar tersebut untuk menambah wawasan pembaca sekalian.

Seperti yang sudah dijabarkan sedikit di atas, trading forex mentransaksikan mata uang suatu negara ke mata uang negara lainnya. Secara nilai tukar, pada saat penulisan 1 USD bernilai tukar Pada trading crypto sendiri, transaksi akan berupa aset mata uang crypto yang akan memiliki pair yang beragam, bisa antara crypto dan crypto lain ataupun crypto dan mata uang suatu negara fiat. Disini, para trader akan mentransaksikan nilai tukar ETH terhadap BTC untuk meraih keuntungan dari fluktuasi harga, yang secara umum, penghitungannya hampir sama dengan fluktuasi pada forex dengan nilai-nilai pergerakan yang disesuaikan.

Sedangkan, pada crypto dengan mata uang negara, transaksi nilai tukar antara BTC dan misalnya IDR memiliki skemanya yang kurang lebih sama seperti perhitungan transaksi forex. Karena aset dari kedua transaksi forex dan cryptocurrency ini berbeda, tentu data-data ekonomi dan fundamental yang perlu diperhatikan juga akan berbeda. Hal ini biasanya digunakan untuk menentukan sumber keputusan transaksi, terlepas dari adanya analisis teknikal mengandalkan pola-pola pada harga di grafik suatu pair atau tidak.

Hal ini seperti melihat ke dua arah secara umum. Tak jarang, forex pun akan terpengaruh oleh suatu kondisi ekonomi global. Contohnya adalah pandemi Covid yang mempengaruhi seluruh pair mata uang, terlepas dari banyaknya korban pada negara-negara tersebut. Hal ini disebabkan karena pada saat negara berekonomi tinggi mengalami masalah, maka mata uang negara lain di sekitarnya pun akan terkena imbas dari adanya masalah di sektor mikro dan makro tersebut seperti ekspor impor, transportasi, wiasata, dan lain sebagainya.

Dalam sudut pandang ini, orientasi transaksi pada forex adalah memanfaatkan psikologi pasar dalam jangka pendek dan memanfaatkan kekuatan suatu perekonomian atau data ekonomi suatu negara dalam jangka menengah dan panjang, untuk mengetahui lebih lanjut ikuti tautan berikut. Sedangkan pada crypto, berita tentang keputusan blockchain lebih berpengaruh terhadap harga.

Berita ekonomi biasa seperti pengurangan suku bunga tidak memiliki dampak yang signifikan pada pasar cryptocurrency.

Perbedaan Trading Bitcoin dan Trading Forex Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Aug 19,  · Crypto dan Forex. Persamaan antara trading Crypto, seperti halnya forex, keduanya melibatkan trading mata uang. Namun, market forex lebih besar dan mapan sementara market crypto relatif merupakan pemain baru di dunia. Perbedaan antara forex dan crypto, dalam trading forex selalu melibatkan perantara, broker dan berbagai institusi lain yang Author: Harry Prasetyo. Apr 30,  · Pada beberapa tahun belakangan ini, Bitcoin telah dijadikan aset untuk melakukan banyak kegiatan trading dan juga investasi layaknya kepemilikan saham perusahaan. Jika dikerucutkan lebih lanjut, kedua transaksi ini telah menjadi bagian dari kegiatan trading, sehingga kamu perlu tahu, apa saja perbedaan mendasar dari trading forex maupun trading. Sumber: Apa Itu Trading Forex: Pengertian, Pasar Dan Dasar Forex. Yaaa seperti gambar diatas kita bisa asumsikan bahwa yang terlibat banyak sekali dan benar menggunakan uang asli. Ini yang membedakan nya dengan trading bitcoin (Saya mendapat . Tags:Bitfinex deposit bitcoin fee, Banks trading bitcoin, Best wallet for bitcoin trading, China bitcoin trading volume, Bitcoin market maker bot

3 thoughts on “Perbedaan trading bitcoin dan forex

  1. Reply
    Kelar
    14.02.2020 at 01:50

    It can be discussed infinitely..

  2. Reply
    Dular
    15.02.2020 at 07:32

    Remarkable question

  3. Reply
    Tygoshakar
    08.02.2020 at 21:07

    It is remarkable, very useful idea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *